Bandar Lampung, 27 November 2025 – Ballroom Hotel Horison pada hari Kamis diselimuti aura haru sekaligus bangga. Menjadi saksi bisu puncak perjuangan mahasiswa. Hari itu, Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kesuma Bangsa menggelar Wisuda Periode Ke-II, sebuah perayaan yang tak hanya meresmikan kelulusan, tetapi juga mengantar [Jumlah Total 38 Wisudawan/i] jiwa muda menuju babak baru pengabdian.
Acara dihadiri oleh Senat Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa, Direktur Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa (Ibu Rista Maleni, S.T., M.T.), Wakil Direktur I (Bapak Taufik Rahman, S.T., M.T.), Wadir II (Ibu dr. Resti Ramdani, Sp.T.H.T.B.K.L.) dan Wakil Direktur III (Bapak Gustiadi Saputra, S.Tr.A.K., M.Imun.), Pejabat Struktural, para Dosen dan tendik di lingkungan Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa, para tamu undangan dan para wisudawati. Dihadiri juga oleh LLDIKTI 2, Kepala Dinas Kesehatan, para pengguna lulusan, para Ketua Organisasi Profesi dan para Kepala Lahan praktik mahasiswa.

Sejak pagi, suasana telah hidup. Toga hitam yang gagah dan selempang berwarna cerah dari berbagai program studi—mulai dari DIV Teknologi Laboratorium Medis, DIV Manajemen Informasi Kesehatan dan DIII Farmasi—memenuhi ruangan. Deretan senat dan dosen yang khidmat memasuki aula, membuka Sidang Terbuka Senat yang menjadi jantung upacara.Di barisan kursi, wajah-wajah orang tua tampak tegang, bercampur kebanggaan yang sulit disembunyikan. Beberapa ibu terlihat sesekali menyeka sudut mata, mengingat malam-malam panjang tanpa tidur yang telah dilewati anak-anak mereka.


Momen ketika Direktur Poltekkes Kesuma Bangsa, Ibu Rista Maleni, S.T., M.T., memberikan sambutan, terasa seperti titik balik; sebuah penegasan bahwa kerja keras selama bertahun-tahun kini terbayar lunas.
Saudara/i akan meninggalkan kampus Poltekkes Kesuma Bangsa untuk menjadi tenaga Kesehatan yang mengabdikan diri pada Masyarakat, Bangsa dan Negara Republik Indonesia tanah air tercinta kita, Saudara akan dinilai oleh masyarakat yang sekaligus juga berarti penilaian terhadap almamater Saudara. Sehubungan dengan itu saya berpesan :

Detik-detik yang paling dinantikan tiba, wisudawan/i melangkah maju bersama kedua orang tua mendampingi. Momen ketika pindahnya tali toga dari kiri ke kanan, sebuah simbol perubahan status dari pelajar menjadi profesional, terasa begitu magis. Perwakilan wisudawan, dalam pidatonya yang tulus, menyentuh hati hadirin dengan narasi perjuangan dan ucapan terima kasih mendalam. "Kami tidak berjalan sendiri. Di setiap lembar tugas, di setiap kegagalan praktikum yang kami ulangi, ada doa dan bimbingan dari dosen-dosen kami, dan cinta tak terhingga dari orang tua kami," katanya, membuat suasana hening dan penuh emosi.

Puncak upacara ditutup dengan Janji Profesi, sebuah ikrar suci di mana para wisudawan, serentak dengan suara lantang, bersumpah untuk mengabdi pada kemanusiaan dan menjalankan tugas dengan integritas. Sumpah ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan kompas moral yang akan memandu langkah mereka di dunia profesional.Wisuda periode ke-II ini adalah penutup yang indah dari satu bab, sekaligus pembuka yang menjanjikan bagi babak pengabdian yang lebih besar. Para lulusan kini telah memiliki sayap, siap terbang tinggi, membawa ilmu dan etos kerja Poltekkes Kesuma Bangsa ke seluruh penjuru negeri.

Wadir I juga menyampaikan ucapan selamat kepada Wisudawati dan para orang tua yang telah berhasil menyelesaikan studi di Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa dan berhak menyandang gelar serta siap mengabdikan diri dan ikut berkontribusi dalam menyelesaikan masalah-masalah kesehatan.Tak lupa juga kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu Dosen dan Tenaga Kependidikan dari yang telah melaksanakan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi sebaikbaiknya selama ini, membimbing mahasiswa hingga lahirnya lulusan yang kompeten, berakhlak mulia dan menjunjung tinggi etika profesi sehingga berhasil menyelesaikan studinya dan diwisuda.

Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada para pembimbing lahan praktik, dari Rumah Sakit, Puskesmas, Laboratorium, Klinik,dan lahan praktik lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu yang telah memfasilitasi mahasiswa kami untuk mengasah ilmu dan keterampilannya agar kelak setelah lulus memiliki kompetisi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Terima kasih pula kepada para pengguna dan pemangku kepentingan, Organisasi Profesi sebagai pengguna dan pembina lulusan Poltekkes.
Demikianlah Laporan Pendidikan Tahun Akademik 2023/2024 pada Wisuda I Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa Tahun 2024. Terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf jika ada yang kurang berkenan, tuturnya.



Kampus Politeknik Kesehatan Poltekkes Kesuma Bangsa sebagai institusi yang berfokus pada bidang kesehatan seperti Teknologi Laboratorium Medik Manajemen Informasi Kesehatan Rekam Medik dan Farmasi memiliki peran krusial dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya terampil secara klinis tetapi juga unggul dalam kemampuan penelitian Kualitas karya ilmiah terutama tugas akhir atau skripsi sangat bergantung pada akurasi dan validitas analisis data Menyadari pentingnya hal ini Poltekkes Kesuma Bangsa secara aktif terus memantapkan implementasi aplikasi pengolah data statistik SPSS Statistical Package for the Social Sciences sebagai alat utama dalam penelitian kuantitatif mahasiswa Mengapa SPSS Begitu Penting di Poltekkes Di bidang kesehatan sebagian besar penelitian melibatkan pengujian hipotesis perbandingan kelompok atau penentuan hubungan antar variabel mdash semua membutuhkan analisis statistik yang kompleks SPSS dipilih karena beberapa keunggulan utama Kemudahan Penggunaan User-Friendly SPSS menawarkan antarmuka grafis GUI berbasis menu dan kotak dialog yang jauh lebih mudah dioperasikan daripada perhitungan manual atau coding statistik Hal ini sangat...
Bandar Lampung ndash Alat hibah bantuan dari Dirjen Vokasi melalui Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi PTS PPPTV-PTS Tahun telah di terima di Kampus Poltekkes Kesuma Bangsa pada Jumat amp September Terdiri dari unit Mikroskop Trinokuler unit Kamera unit Mikroskop Binokuler dan unit Furnace Kemudian segera dilakukan pengcekan dan instalasi oleh Kepala Lab dan tim serta di saksikan oleh Ketua Yayasan Kesuma Bangsa dan Wakil Direktur I Poltekkes Kesuma Bangsa ldquo Berharap kedepannya alat ini akan berguna untuk pembelajaran praktik mahasiswa ataupun masyarakat umum yang membutuhkan rdquo ucap Kepala Lab Gustiadi Saputra S Tr A K M Imun Wakil Direktur I Taufik Rahman M T mengungkapkan rasa syukur dan berharap semoga kedepannya Poltekkes Kesuma Bangsa tetap di beri amanah oleh Dirjen Vokasi untuk program-program penguatan pendidikan selanjutnya...
Istilah-Istilah di Dunia Kampus yang Harus Diketahui Mahasiswa Baru KTM ldquo Kartu Tanda Mahasiswa rdquo Gak usah dijelasin lagi pun kamu pasti tau kalo itu mirip dengan Kartu Siswa yang kamu terima di SMA Kartu itu harus dijaga baik-baik karena dibutuhin ketika kamu mau minjem buku perpus naik sepeda kampus berobat gratis di pusat kesehatan mahasiswa atau memakai fasilitas lain di kampus KRS Merupakan singkatan ldquo Kartu Rencana Studi rdquo Ibarat di restoran KRS adalah kertas ldquo order food rdquo yang diberikan waiter waitress untuk diisi pelanggannya Nah kamu harus mengisi KRS dengan matakuliah-matakuliah yang mau diambil semester itu Sebelum kampus-kampus menerapkan sistem online KRS secara harfiah merupakan kartu Bentuknya kayak formulir gitu Sekarang hampir tiap kampus udah punya KRS online yang memudahkan mahasiswanya mengatur jadwal studi dari rumah SKS Merupakan singkatan dari ldquo Satuan Kredit Semester rdquo Benda apa itu Itu adalah bobot pendidikan tiap mata kuliah Masih bingung...
Copyright © 2024 Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa. All rights reserved.